Terbaru - Apa Itu Pengertian Investasi : Manfaat Jenis-Jenis Investasi Dan Tujuannya

Pengertian, Manfaat Serta Contoh Investasi yang Perlu Anda Ketahui - Investasi adalah suatu istilah dengan beberapa pengertian yang berhubungan dengan keuangan dan ekonomi. Istilah tersebut berkaitan dengan akumulasi suatu bentuk aktiva dengan suatu harapan mendapatkan keuntungan pada masa depan. Terkadang, investasi disebut juga sebagai penanaman modal. Ini adalah kebalikan dari divestasi pada aset yang lama.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia: investasi/ invéstasi/ merupakan penanaman uang atau modal pada suatu perusahaan atau proyek untuk tujuan memperoleh keuntungan. Secara umum investasi dapat diartikan sebagai meluangkan/ memanfaatkan waktu, uang atau tenaga demi keuntungan/ manfaat pada masa datang. Jadi, dapat dikatakan investasi merupakan membeli sesuatu dan diharapkan pada masa yang akan datang dapat dijual kembali dengan nilai yang lebih tinggi dari semula.

Apa itu pengertian investasi? 

Apa  Itu Investasi? dan apa saja manfaat serta jenis-jenis investasi? Jika anda ingin mendapatkan informasi mengenai hal tersebut, maka di artikel ini kami akan coba menjelaskannya secara sederhana supaya mudah dipahami.

Jika dilihat dari ilmu ekonomi, inventasi ialah pengeluaran penanam modal atau perusahaan untuk membeli barang-barang modal dan perlengkapan produksi untuk menambah kemampuan memproduksi barang dan jasa yang tersedia dalam perekonomian. Sementara jika menurut ahli ekonomi Sadono Sukirno, pengertian investasi adalah aktivitas pengeluaran atau pembelanjaan penanam modal untuk membeli barang-barang modal dan juga perlengkapan-perlengkapan produksi dengan tujuan menambah kemampuan memproduksi barang dan jasa yang tersedia dalam perekonomian.

Dalam pengertian secara umum, atau dalam bahasa sederhana sehari-hari, investasi kurang lebih artinya menanamkan modal untuk memperoleh keuntungan di waktu yang akan datang. Seperti itu.

 Manfaat Serta Contoh Investasi yang Perlu Anda Ketahui  Terbaru -  Apa itu pengertian investasi : Manfaat Jenis-Jenis Investasi dan Tujuannya

Di zaman modern sekarang ini, kita perlu mengenal lebih dekat dengan investasi dan tentunya perlu juga belajar menjadi investor dengan memilih jenis investasi yang tepat. Hal itu karena investasi sangat banyak manfaatnya terutama untuk kesejahteraan kehidupan ekonomi kita.

Investasi bisa dilakukan oleh siapa saja yang penting ada kemauan dan memiliki kemampuan. Dan jangan mengira untuk berinvestasi itu membutuhkan modal yang hingga ratusan juta atau bahkan milyaran. Di jaman sekarang, dengan modal ratusan ribu saja seseorang sudah bisa menjadi investor.

Sudah saatnya kita mencar ilmu memutar uang milik kita untuk investasi. Bukan didiamkan dalam tabungan, apalagi dihabiskan untuk hura-hura ataupun membeli barang-barang yang tidak begitu penting. Dengan rajin investasi, pastinya kita bisa hidup makmur dan sejahtera. Masih banyak lagi keuntungannya selain daripada itu. 

Manfaat Investasi 

Dan berikut ini beberapa manfaat investasi:

1. Memperoleh Penghasilan Tambahan

Dengan berinvestasi, kita akan memiliki sumber penghasilan lain selain dari upah dari bekerja. Jaman sekarang, di mana kebutuhan yang semakin banyak, tentunya membuat kita perlu berbuat sesuatu agar memperoleh pendapatan tambahan. Nah, berinvestasi adalah tindakan yang tepat karena akan menambah pemasukkan kita. Bahkan seiring waktu, aset kita justru akan menghasilkan uang yang lebih besar daripada gaji.

2. Menjadi Pribadi yang Lebih Baik

Berinvestasi akan mengubah kita menjadi pribadi yang lebih baik. Dari yang tadinya boros, suka menghabiskan uang untuk hal-hal yang tidak begitu penting, akan berubah menjadi sosok yang hemat serta bertanggung jawab terhadap setiap rupiah uang kita milikinya.


3. Menambah Nilai Uang

Berinvestasi jauh lebih efektif dalam menambah nilai uang dibandingkan menabung. Menabung memang bagus, tapi lebih bagus lagi jika mengarahkan uang kita tersebut untuk investasi. Dengan berinvestasi, nilai uang akan bertambah seiring waktu. Sementara menabung, pertambahannya sangat sedikit karena bunga tabungan yang tak seberapa, seiring waktu nilainya malah bisa berkurang akibat inflasi.

4. Mempercepat Terwujudnya Keinginan

Dengan investasi, kita bisa mempercepat terwujudnya impian. Misalnya ingin membeli rumah 500 juta, kalau untuk mewujudkannya dengan cara menyisihkan gaji sedikit demi sedikit, tentu akan lama keinginan tersebut akan tercapai. Akan tetapi jika uang tersebut diinvestasikan secara tepat, sehingga bisa berkembang biak dan berlipat ganda, pastinya mimpi memiliki rumah seharga setengah milyar tersebut lebih cepat menjadi kenyataan.

5. Bisa Pensiun Dini

Bisa pensiun dini! Di saat pendapatan dari investasi sudah jauh lebih tinggi dibanding upah bekerja, tentunya kita sudah bisa resign dari perusahaan untuk lebih serius berinvestasi atau mau bersantai-santai saja menikmati hidup. Di Indonesia saat ini usia pensiun 57 tahun, tapi dengan berinvestasi kita bisa pensiun lebih cepat. 40 tahun, 35 tahun, 30 tahun, atau bahkan lebih muda lagi.

6. Bisa Bebas Finansial

Kesuksesan kita dalam berinvestasi pastinya akan membuat hidup kita makmur dan sejahtera karena sudah memperoleh kebebasan finansial. Sehingga kita tidak perlu bekerja lagi untuk mencari uang, tapi justru uang yang bekerja untuk kita. Jadi walau tanpa bekerja keras, penghasilan tetap lancar dari aset-aset investasi yang kita miliki.

Dan berbagai manfaat lainnya yang nanti pasti bisa kita rasakan sendiri ketika sudah bergelut menjadi seorang investor.

Kami yakin dengan banyaknya manfaat investasi membuat banyak pula orang yang ingin berinvestasi. Tentunya itu bagus, sebab semakin cepat kita melakukan investasi, tentunya kebebasan finansial juga bisa lebih cepat diraih.

Tapi tentunya kita harus pintar memilih jenis investasi, supaya terhindar dari resiko kerugian. Di jaman sekarang ada banyak macam investasi yang bisa anda pilih, bahkan kalau mau anda bisa melakukan beberapa investasi sekaligus. 

jenis investasi

Berikut ini beberapa jenis investasi yang bisa anda pelajari.

Properti

Berinvestasi dengan membeli properti merupakan salah satu jenis investasi jangka panjang paling populer karena minim resiko. Sangat jarang yang rugi berinvestasi properti. Contoh investasi properti adalah membeli rumah ataupun apartemen, kalaupun tidak ditempati bisa dikontrakkan sehingga kita mendapatkan passive income. Selain itu, harga properti selalu naik setiap saat. Jadi nanti beberapa tahun kemudian, seandainya rumah ataupun aparteman tersebut ingin dijual pasti harganya sudah jauh lebih mahal.

Emas

Investasi logam mulia atau emas ini adalah jenis investasi yang sudah banyak dilakukan orang sejak dulu kala hingga sekarang. Investasi emas ini juga termasuk minim resiko kerugian. Cara kerjanya hampir mirip dengan investasi properti. Misalnya membeli emas sekarang, kemudian kita simpan dijual beberapa tahun kemudian, pasti harganya akan lebih tinggi yang bahkan bisa berkali-kali lipat.

Tanah

Seperti properti dan emas, tanah juga memiliki nilai investasi jangka panjang yang tinggi dan menguntungkan. Hal tersebut karena tanah memilki harga yang terus naik setiap tahunnya apalagi di wilayah perkotaan. Sementara jika pedesaan, tanah bisa disewakan kepada para penggarap untuk dijadikan lahan pertanian.

Atau bisa juga tanah tersebut dikelola sendiri dengan ditanami tanaman tahunan seperti kelapa sawit, karet, cokelat, cengkeh, pala, dan lain-lain. Hal ini akang menambah nilai jual yang berkali-kali lipat.

Deposito

Deposito bisa menjadi pilihan buat investor pemula dan ingin berinvestasi tanpa resiko. Cara kerja investasi ini adalah dengan menaruh uang kita di bank atau perusahaan. Mirip seperti menabung, bedanya suku bunga yang bakal kita dapatkan dari deposito jauh lebih tinggi dibanding menabung.

Dalam investasi ini, syaratnya kita tidak boleh mengambil dana yang telah kita depositokan sampai waktu yang telah disepakati. Kesepakatan waktu tersebut bisa tiga bulan, enam bulan, satu tahun dan seterusnya.

Saham

Membeli saham sebuah perusahaan bisa menjadi salah satu alternatif bagi yang ingin berinvestasi dengan cara yang benar. Saham umumnya dibuat dalam bentuk surat berharga yang menunjukkan kepemilikan. Misalnya kita membeli 50% saham sebuah perusahaan, itu berarti kita sudah menguasai setengah dari total aset yang dimiliki perusahaan tersebut.

Obligasi

Berinvestasi di pasar modal tidak hanya dalam bentuk saham, namun ada juga yang namanya Obligasi atau surat hutang yang dikeluarkan oleh perusahaan ataupun pemerintah. Jika memiliki uang banyak, kita bisa berinvestasi dengan meminjamkan dana kita kepada perusahaan atau pemerintah. Nantinya surat hutang obligasi ini akan menghasilkan bunga pinjaman yang akan diberikan kepada kita selaku pihak yang meminjamkan dana.

Reksadana

Reksa dana adalah wadah untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal atau investor, yang kemudian uang yang telah terkumpul tersebut akan dikelola oleh manajer investasi. Nantinya apapun hasilnya, entah itu keuntungan atau justru kerugian, akan dibagi rata dengan seluruh investor yang terlibat.

Unit Link

Produk investasi Unit Link cukup digemari akhir-akhir ini. Unit Link adalah jenis investasi yang menggabungkan antara asuransi dan investasi. Di Unit Link kita akan memperoleh keuntungan ganda berupa proteksi sekaligus investasi. Jadi selain mendapat asuransi yang akan melindungi kita dari kejadian-kejadian tak terduga, kita juga akan mendapatkan manfaat investasi yang akan menambah aset kita.

Tujuan Investasi Dalam Bisnis

Dari pengertian investasi yang telah disinggung diatas, investasi merupakan kegiatan penanaman modal yang memiliki beberapa tujuan. Tujuan dari investasi antara lain:

1. Mendapatkan Penghasilan Tetap

Sebagai pola jikalau Anda menanamkan modal pada suatu perusahaan makan Anda berhak mendapatkan beberapa persen laba perusahaan secara rutin selama Anda menanam modal di perusahaan tersebut. Sehingga dalam hal ini Anda akan terus mendapatkan royalti atau keuntungan.

2. Memperbesar Usaha

Selain dalam bentuk laba berupa uang, dengan berinvestasi dapat digunakan untuk keperluan sosial, memperbesar usaha dan lainnya.

3. Jaminan Bisnis

Jika menanam modal pada supplier, maka akan ada jaminan bisnis Anda tidak kekurangan bahan baku dan terus memperoleh pasar untuk menjual produk.

4. Mengurangi Persaingan

Investasi juga bisa mengurangi persaingan antar perusahaan yang bergerak di bidang yang sama.Demikianlah pengertian, aneka macam manfaat dan jenis-jenis investasi. Mudah-mudahan artikel sederhana ini bisa menambah wawasan sahabat-teman semua wacana dunia investasi.

Di atas tadi yakni klarifikasi ringkas mengenai pengertian investasi, tujuan dan manfaat investasi, serta jenis-jenis investasi. Semoga bermanfaat.

Belum ada Komentar untuk "Terbaru - Apa Itu Pengertian Investasi : Manfaat Jenis-Jenis Investasi Dan Tujuannya"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel